Posted by: spiritualkundalini | September 18, 2009

BIOGRAFI I PUTU NGURAH ARDIKA

BIOGRAFI I PUTU NGURAH ARDIKA

Bapak Ngurah Ardika secara patrilinial berasal dari Banjar Sakti, Desa Sakti, Nusa Penida, Klungkung, leluhur Bapaknya (orang tua) secara garis purusa adalah Ksatria Dalem Sri Aji Kresna Kepakisan dan secara garis predana adalah Arya Sentong.

Dalam perjalanan spiritualnya bukanlah tanpa proses, meski kemampuan spiritual seperti kundalini, mata bathin dan perjalanan badan astral diyakini telah dibawa sejak lahir, beliau lahir pada tanggal 2 September 1970 di Desa Banyuning, Buleleng. Sampai usia 12 tahun sudah biasa melakukan perjalanan astral untuk bersembahyang ke berbagai tempat suci. Dalam perjalanan astral tersebut tidak jarang berjumpa dengan berbagai roh suci yang mengajari berbagai kemampuan spiritual. Di usia 12-29 tahun merupakan masa belajar spiritual baginya. Ngurah muda belajar bukannya kepada guru lahiriyah seperti orang kebanyakan tetapi mendapat tuntunan langsung dari Tuhan Yang Maha Esa, Sapta Rsi dan para Dewa.

guru-sejatiSelanjutnya di usia matang 29-34 tahun merupakan proses penyucian diri dimulai dengan berendam di sebuah mata air suci di Pantai Mertasari, Sanur, kemudian melukat di Pantai Laut Pulau Menjangan, Bali Barat, Buleleng. Penyucian terakhir dilakukan dengan melukat di mata air Pura Tirta Empul, Tampaksiring, Gianyar.

Setelah berusia 34 tahun, mulailah Bapak Putu Ngurah Ardika mengajarkan dan membangkitkan kundalini. Kegiatan ini dilakukan setiap saat dan di setiap kesempatan. Pembangkitan secara gratis sering dilakukan di berbagai tempat. Hanya dekat dengan sang Guru Sejati Kundalini, seseorang yang memiliki bakat spiritual akan dapat mengalami kebangkitan kundalini secara spontan.

Aktivitas di bidang sosial, kemanusiaan dan keagamaan lewat Yayasan Spiritual Dharma Sastra yang beliau dirikan tak pernah henti dijalaninya. Kesehariannya padat aktivitas, termasuk menulis buku. Banyak buku-buku spiritual yang telah menjadi hasil karyanya dan sudah beredar di beberapa toko buku.

Ditengah kesibukannya yang padat, kasih sayang terhadap dua orang putra dan satu orang putri yang dibina bersama istrinya (Ibu Komang Primadani) tetap tercurah sempurna. Keharmonisan hubungan, saling menghormati dalam keluarga itu pula yang selalu ia tanamkan kepada ribuan murid yang tergabung di Yayasan Spiritual Dharma Sastra.


Responses

  1. Om Namah Shivaya

  2. salam damai, guru sejati kundalini. om santhi santhi santhi om

  3. Saya agus dari jambi dan beragama islam, apa bisa saya ikut pembangkitan kundalini, dan apa bisa jarak jauh guru? Tks

    • bisa Pak, bersifat universal P Agus, Untuk info lebih lanjut bisa hubungi sekretariat Yayasan Spiritual Dharma Sastra, Jalan Lembu Sura Kav. I No 3, Br Poh Gading, Ubung Kaja ā€“ Denpasar Utara, Bali, Telp 0361 ā€“ 8509601 dan telp klinik usadha 0361 ā€“ 8078842 atau email kami spiritualkundalinibali@gmail.com


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: