Posted by: spiritualkundalini | December 4, 2009

Vegetarian Dalam Tingkatan Spiritual

Vegetarian Dalam Tingkatan Spiritual

Vegetarian merupakan diet yang baik bagi manusia untuk mencapai dan mempertahankan kesehatan secara optimal. Dewasa ini telah banyak masyarakat awam yang menjadikan konsep vegetarian sebagai acuan kehidupan sehari-hari dengan alasan kesehatan, namun belum banyak yang mengerti bagaimana konsep vegetarian diterapkan dalam tingkatan spiritual. Vegetarian dalam konsep spiritual diartikan sebagai tidak membunuh (Ahimsa). Manusia sebagai makhluk yang memiliki akal dan budi tidak diperkenankan mengganggu, merusak terlebih lagi sesuatu kekerasan terhadap hewan dengan tujuan apapun. Sebab hewan memiliki roh di dalam jiwa dengan gambaran kodrati bisa mengeluarkan air mata dan mengeluarkan darah. Berbeda dengan halnya tumbuhan yang dikategorikan makhluk hidup yang berroh tapi tidak memiliki jiwa.

spiritual kundalini baliPada dasarnya manusia tidak memiliki gigi taring dan usus pendek seperti halnya hewan pemakan daging,maka manusia sebetulnya diciptakan Tuhan hanya untuk mengkonsumsi sayur. Di dalam sayur terkandung berbagai macam gizi. Dengan mengkonsumsi makanan-makanan vegetarian kita akan memperoleh ketenangan jiwa. Jika kita mengambil mencontoh pada hewan pemakan daging seperti harimau atau buaya, apa yang heawan itu makan dan bagaimana karakternya, menyerang, menangkap dan membunuh musuh. Berbeda dengan kuda, gajah, sapi dsb apa makanannya ?. jadi bisa disimpulkan bahwa pola makanan menciptakan pola karakter dan pola pemikiran. Jika kita bisa menjadi vegetarian, kita akan merasakan kedamaian, kita selalu mendapat restu dari Tuhan, lebih menghargai diri kita sendiri dan yang terpenting kita tidak mengancam kelangsungan hidup hewan.

Bagaimana makanan yang kita makan begitulah pemikiran kita, “You are what you eat”. Pola makanan sangat membentuk pola karakter. Manusia yang tidak suka membunuh hewan karakternya lebih lembut,lebih damai, lebih merangkul, lebih memancarkan cinta kasih dan ciri-ciri ketenangan lainnya

Vegetarian dalam tingkat spiritual dimaknai dengan tidak membunuh dan merusak kelangsungan hidup hewan. Konsep vegetarian dalam konteks spiritual terbagai dalam dua tingkat yaitu tingkat mental dan tingkat pemikiran. Mental diartikan sebagai sifat dan sikap yang dimiliki oleh seorang manusia sedangkan pemikiran diartikan sebagai sebuah karakter yang mendasari seorang manusia. Antara mental dan pemikiran harus saling mengisi satu sama lain. Semakin baik kita menjalani konsep vegetarian (Ahimsa) maka karma baik yang kita peroleh.

Menurut Bapak Putu Ngurah Ardika Guru Sejati Kundalini dalam bukunya Ahimsa Jalan Membangkitkan Cinta Kasih dan Kebijaksanaan mengatakan bahwa vegetarian adalah suatu pilihan hati nurani berdasarkan kemampuan. Bapak tidak memaksa murid-murid untuk memilih vegetarian. Hanya saja bagi yang ingin vegetarian lebih baik dilakukan secara bertahap. Dalam spiritual kundalini yang Bapak ajarkan akan memberikan tuntunan secara otomatis. Bagi kundalininya yang sudah matang akan memberikan tuntunan untuk tidak makan daging, hanya saja perlu dilatih sedikit demi sedikit.

Vegetarian secara rohani sangat menguntungkan, selain bersih hidup seorang vegetarian tanpa kekerasan. Tuhan memberikan ajaran bukan saja tidak boleh membunuh manusia tapi tidak boleh membunuh seluruh makhluk hidup. Tuhan menciptakan binatang untuk menemani manusia, Tuhan memberikan tuntunan suci, peliharalah dia, jangan sakiti dia.

Seorang vegetarian tidak hanya dituntut untuk tidak membunuh tapi lebih dari itu tidak berkata kasar, tidak berbuat jahat, tidak berpikir jahat. Semua ini adalah hahehat dari ahimsa. Ada hal penting mengapa hidup vegetarian kita sepakati sebagai pilihan hidup. Bukankah kita ingin kebebasan beban dosa dari bathin kita. Jelas salah satu syarat untuk mencapai tujuan hidup yang sempurna yaitu mencapai kebebasan atau keabadian adalah memunculkan kasih sayang, cinta kasih dan kebijaksanaan.


Responses

  1. Sungguh suatu penjabaran vegetarian yg singkat namun memiliki arti dan makna yg sangat luas.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: